Tue. May 28th, 2024

Orang Mesir kuno dikenali karena penyembahan mereka pada binatang, dan satu diantaranya ialah babun atau babon.

Dalam mitologi Mesir kuno, babon dikenali karena hubungannya dengan dewa kebijakan, Thoth. Karena Thoth ialah dewa perlindungan beberapa juru tulis, babon, sebagai hewan sucinya, kerap dilukiskan bersama beberapa orang dari karier ini Slot terpercaya di indonesia .

Thoth dipercaya sebagai dewa bulan, dan karenanya, babon kadang dilukiskan bulan sabit di kepalanya. Ini kemungkinan mengakibatkan babon disangkutkan dengan dewa bulan yang lain, Khonsu. Ini kelihatan di Kuil Khonsu di Thebes, di mana patung dewa berwujud babun bisa diketemukan di muka kompleks candi.

Disamping itu, babon sebagai hewan yang terpenting di kelompok masyarakat Mesir kuno. Agen slot terpercaya Babon jadi hewan piaraan. Mumi babon sudah diketemukan oleh beberapa arkeolog.

Sepanjang masa Pra Dinasti, ada dewa yang disembah namanya Baba atau Babi. D ikutip dari Ancient Origins, nama dewa ini kemungkinan ditranslate dari “Bull of the Baboons” dan dilukiskan satu ekor babon.

Sebagai hewan yang dipandang keramat, babun dipiara di kuil-kuil dan dirawat oleh beberapa pendeta. Tetapi hewan ini jadi piaraan untuk beberapa orang yang sanggup, intinya untuk maksud ritus.

Walau begitu, hewan ini sering mendapatkan tindakan jelek dari pemiliknya. Di Hierakonpolis, arkeolog temukan pusara dengan rangka beragam binatangm termasuk babun. Tulang babun mengisyaratkan mereka sebelumnya pernah dipukul berkali-kali saat hidup. Pusara ini berumur sekitaran 5.000 tahun dan asal dari masa Pra-Dinasti atau awalnya masa Dinasti Awalnya.

Hewan primata ini sering diperlihatkan dalam kreasi seni Mesir kuno, diikutsertakan dalam beberapa kegiatan manusia seperti menari dan mainkan instrument musik, menuai buah-buahan, membuat anggur dan bir. Pada sebuah pusara dari Dinasti keduabelas, ada relief yang memvisualisasikan babun sedang berlomba-lomba menuai buah sama manusia.

 

error: Content is protected !!